Jakarta, Rapat 'gelap' antara Komisi III DPR dan KPK beberapa waktu lalu dicurigai banyak pihak menghasilkan deal-deal tertentu. Namun wakil rakyat justru meminta agar rakyat percaya pada profesionalisme KPK.
"Kalau kalian tidak percaya sama DPR itu boleh, tapi jangan tidak percaya sama
KPK," ujar anggota Komisi III dari FPKS Fahri Hamzah saat dihubungi,
Minggu malam (6/7/2008).
Soal rapat tertutup, Fahri menjelaskan, di DPR ada rapat yang bersifat tertutup
dan ada yang terbuka. "Waktu itu agendanya hanya koordinasi biasa, tidak ada
pembahasan soal Bulyan," tambahnya.
Politisi asal Sumbawa ini meminta KPK agar tidak melakukan tebang pilih dalam
menangani kasus-kasus korupsi. Dengan demikian kepercayaan rakyat pada lembaga
pemberantas koruptor ini tidak berkurang.
Berbagai versi bocoran rapat Komisi III DPR-KPK beredar. Menurut salah satu sumber, salah satu isi rapat tersebut menyangkut isu intervensi kalangan DPR terkait kasus yang ditangani KPK yang masih gres yakni penangkapan Bulyan Royan, mantan anggota Komisi V DPR.
Sumber yang ikut rapat itu juga menyebutkan, kalangan DPR mempersoalkan teknis penangkapan Bulyan dan minta KPK ke depan kalau mau melakukan aksi tangkap tangan harus benar-benar saat pemberian uang. (kilasberita.com/dtc)
- Partai Kecil Harus Bekerja Keras Untuk Menghadapi Pemilu 2009
- Hari Ini Jakarta Diramaikan 5 Unjuk Rasa
- Kejagung Menggugat Kembali Tommy Rp 4 Miliar
- 34 Parpol Bikin Rakyat Bingung, Golput Meningkat
- Daftar 34 Parpol Nasional Peserta Pemilu 2009
- 30-an Parpol Peserta Pemilu 2009
- OC Kaligis: Ada Upaya Rusak Citra Kejagung dan MA
- Awas! Pakai Sirene Maupun Lampu Rotator Dapat Ditilang
- Maluku Diguncang Gempa 5,4 SR
- PKB Cak Imin Konsolidasi Hadapi Pemilu 2009









