Jakarta, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur siap maju di pilpres 2009. Bila disandingkan dengan putri proklamator Soekarno, Sukmawati, mantan Ketua Umum PBNU itu oke saja.
"Sebetulnya pertanyaannya agak meleset sedikit. Apa mau? Kalau boleh ya enggak masalah, jadi enggak susah. Jadi initinya tergantung boleh atau tidak," kata Gus Dur.
Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan seorang kader PNI Marhaenisme terkait kesediaan Gus Dur untuk maju di Pilpres 2009 berduet dengan ketua umum partai itu, Sukmawati di Jl Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2008) sore.
Gus Dur pun sempat melontarkan guyonan di acara buka puasa bersama itu. "Rupanya SBY-JK diberitahu lewat dukunnya, hati-hati yang ngomong ini, kalau dilepas pasti menang," ujar Gus Dur yang mengenakan batik merah ini.
Demikian pula Sukmawati. Dia pun mengaku siap untuk maju di Pilpres 2009. "Ya kalau Bu Ratna (Ratna Sarumpaet) saja mau maju sebagai capres, masa Ibu saja ketua umum tidak berani. Tapi itu kan baru wacana," ucap Sukmawati yang mengenakan setelan hitam-hitam ini. (kilasberita.com/als/dtc)
- Terminal Merak Sangat Padat, Kendaraan Antre
- Metode Contreng Perlu Dievaluasi
- KPU Umumkan Daftar Caleg Sementara (DCS)
- Garuda Terkena Turbulensi di Selat Malaka
- RI Golkan Bantuan dan Kerjasama Penting dengan UE
- Kertas Suara Khusus Untuk Tuna Netra Akan Disediakan
- Pemudik Bikers Akan Batasi Jumlah Penumpang
- Sri Sultan Hamengkubuwono X Dapat Menjadi Gubernur Seumur Hidup
- Revisi UU MA: Sebelum 24 Oktober Ketiga RUU Harus selesai
- Minyak Goreng, Energi BTS Ramah Lingkungan









