Jakarta, KPU berencana tidak menyediakan surat suara khusus untuk tunanetra. Bawaslu tidak sepakat. Bawaslu menyarankan KPU menyediakan surat suara khusus buat kelompok difabel tersebut.
"Bawaslu merekomendasikan KPU untuk menyiapkan surat suara khusus bagi penyandang cacat tunanetra dengan memakai tinta atau huruf timbul yang ramah terhadap mereka," kata anggota Bawaslu Wirdyaningsih dalam konferensi pers di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (26/9/2008).
Dalam simulasi pemilihan yang diselenggarakan di Sidoarjo, Jatim, 22 September lalu, ada salah seorang tunanetra yang ikut serta memilih. Dia dibantu oleh seorang pendamping.
"Tapi kita tidak tahu apakah pendamping itu memilihkan sesuai keinginannya," ujar Wirdyaningsih.
Sebelumnya KPU menyatakan tidak akan menyediakan surat suara khusus bagi tunanetra. Alasannya, jumlah dan penyebaran penyandang tunanetra tidak diketahui secara pasti sehingga menyulitkan pembuatan dan distribusi surat suara khusus tersebut.
KPU berencana tidak menyediakan surat suara khusus untuk tunanetra. Bawaslu tidak sepakat. Bawaslu menyarankan KPU menyediakan surat suara khusus buat kelompok difabel tersebut. (kilasberita.com/als/dtc)
- Metode Contreng Perlu Dievaluasi
- KPU Umumkan Daftar Caleg Sementara (DCS)
- Garuda Terkena Turbulensi di Selat Malaka
- RI Golkan Bantuan dan Kerjasama Penting dengan UE
- Gus Dur Siap Saja Maju di Pilpres Duet Bareng Sukmawati
- Pemudik Bikers Akan Batasi Jumlah Penumpang
- Sri Sultan Hamengkubuwono X Dapat Menjadi Gubernur Seumur Hidup
- Revisi UU MA: Sebelum 24 Oktober Ketiga RUU Harus selesai
- Minyak Goreng, Energi BTS Ramah Lingkungan
- Terkait Alih Fungsi Hutan Yusuf Emir Faishal









