Denpasar, Rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pornografi terus mendapat penolakan dari masyarakat Bali. Warga Pulau Dewata ini kembali berdemo menolak RUU yang dikhawatirkan akan mematikan budaya bangsa itu.
Sekitar 1.000 warga Bali berunjuk rasa menolak RUU Pornografi di depan kantor DPRD Bali, Jl Kusumaatmadja, Denpasar, Rabu (17/9/2008).
Dalam aksinya mereka membawa sejumlah hiburan tradisi budaya Bali seperti 2 buah rangda (leak), gamelan bleganjur, dan 2 penari Bali lengkap dengan pakaian budaya Balinya.
Sambil mempertontonkan budaya Bali tersebut, pendemo juga membawa beberapa spanduk dan poster. Salah satu spanduk bertuliskan "Bhineka Tunggal Ika tolak RUU Pornografi. Get well soon Mr SBY: RUU Pornografi berarti bukan hadiah tetapi penghinaan pada bangsa".
Pendemo yang terdiri dari sejumlah seniman, budayawan, penari, mahasiswa, dan aktivis ini membacakan puisi-puisi. Mereka kemudian berkeliling di halaman DPRD Bali seraya mengibarkan bendera Merah Putih dalam ukuran besar.
Tak lama, pendemo disuruh masuk ke aula DPRD Bali. Mereka akhirnya ditemui oleh Ketua DPRD Bali Ida Bagus Putu Wesnawa. (kilasberita.com/amz/dtc)
- SBMI Desak Perda TKI Jatim Dicabut
- Layak Dihukum Maksimal, KPK Umumkan Status Iqbal dan Billy Dalam 24 Jam
- Peran Masyarakat Adalah Pencegahan Bukan Penindakan
- KPK Harus Selidiki Kasus Besar Yang Ditangani KPPU
- Gubernur Papua Diperiksa KPK
- Koruptor Layak Dihukum Mati, Suap M Iqbal Terkait Liga Inggris
- Suami Diperiksa KPK, Winarti Soekardi Terjaga Hingga Pagi
- Berkali-Kali KPK Ciduk Pelaku Suap, Para Pejabat Tidak Kapok
- Beri Peluang Anarkis, PDIP Tolak RUU Pornografi
- Tak Diijinkan Bertemu Klien, Pengacara M Iqbal Protes









