Makassar, Penangkapan anggota DPR Abdul Hadi Djamal membuat keluarga besarnya di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), shock. Sebab mereka telah sering menasihati agar Abdul Hadi Djamal waspada pada godaan setan selama menjadi anggota DPR.
"Sudah sering saya nasihati, hati-hati kalau bekerja di panitia anggaran, banyak setannya. Jangan sampai tergelincir. Kerjakan amanah rakyat," kata KH Jamaluddin Amin, bapak kandung Abdul Hadi, saat ditemui di kediamannya di Jl Talasalapang, Makassar.
"Saya sama sekali tidak menduga akan mendapat musibah ini. Mungkin sudah takdirnya Hadi, saya hanya bisa berdoa. Kalau dia tidak bersalah semoga Allah memberi jalan baginya," ujar Jamaluddin.
Hal senada disampaikan adik Abdul Hadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi. Menurut Ashabul, dia sudah berusaha mengontak Abdul Hadi Djamal namun belum berhasil.
"Kejadian ini tidak mengurangi rasa hormat saya kepada beliau (Abdul Hadi Djamal), baik sebagai ketua DPW PAN Sulsel maupun sebagai adik," ungkap Ashabul.
Di sisi lain, Ashabul meminta DPP PAN bersikap adil dalam permasalahan ini. Dia berharap tidak ada konspirasi politik di balik penangkapan kakaknya.
Dunia seperti berbalik 180 derajat bagi Abdul Hadi Djamal. Sebelum ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), anggota DPR ini banyak mendapat puji dan puja. Setelah ditangkap, hujatan dan makian yang datang.
Perubahan itu antara lain terlihat dalam blog pribadi Abdul Hadi. Dari blog tersebut, terlihat anggota Komisi V DPR yang baru saja ditangkap KPK ini rupanya cukup populer. Buktinya, blognya ramai dikunjungi khususnya oleh warga Sulawesi SelatanSebelum ditangkap KPK, Abdul Hadi banyak mendapat pujian lewat blognya. Namun semua berubah, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini kini banjir hujatan.
Dalam rubrik 'Apa Kata Mereka' di blog pribadinya, Abdul Hadi dipuji sebagai salah satu contoh wakil rakyat yang sebenarnya. "Saya rasa hanya sedikit anggota dewan yang betul-betul punya kinerja signifikan bagi masyarakat yang diwakilinya," begitu puji Nadewa dari Makassar dalam blog pribadi Abdul Hadi, Selasa (3/3/2009).
Selain warga biasa, Abdul Hadi juga mendapat komentar positif dari Rektor UIN Alauddin Prof Azhar Arsyad. "Pak Hadi itu orangnya civil minded, selalu me-mikirkan kepentingan orang banyak. Kalau kita lihat bandara baru, maka yang perlu kita ingat adalah Pak Hadi karena dia merupakan pencetus pembangunan bandara baru," kata Azhar Arsyad.
Abdul Hadi juga dikenal baik oleh jurnalis di Sulawesi Selatan. Beberapa dari mereka memberi semangat kepada Abdul Hadi agar terus memperjuangkan rakyat kecil.
"Salam kenal, kami tunggu kiprah bapak dalam memperjuangkan nasib kaum kecil seperti kami," kata Dayat seorang reporter televisi swasta yang bertugas di Makassar.
Namun kini, setelah Abdul Hadi tertangkap tangan KPK, komentar yang muncul di blog yang beralamat di abdulhadijamal.blogspot.com itu berubah drastis. Berbagai umpatan dilontarkan oleh politisi yang nyaleg lagi untuk Pemilu 2009 itu.
"Alah Jamal, Kau korup ternyata yah. Enyahlah kau dari bumi Sulesl, omong kosong aja kau! Korup, udah botak korup pula," begitu umpatan yang mampir di buku tamu blog Abdul Hadi dengan nama Kapeka.
"Aduhh, mulai ketahuan ya aslinya. Ayo dong Pak bilang saja, temannya siapa saja," tulis seseorang dengan nama Thahershofa. (kilasberita.com/amz/dtc)
- Batavia Air Gagal Take Off di Pekanbaru
- Hadi Hanya Sebagai Broker?
- Jaksa Agung: Saya Siap Mundur
- Liburan & Bekerja di Australia Untuk Pelajar
- Mahasiswa Indonesia Prihatin Tragedi David
- Orangtua ke Singapura Untuk Identifikasi, Jenazah Dipulangkan Pasca Otopsi
- Antasari, Hendarman & BHD Evaluasi Korupsi
- Agung Persilakan Anggota DPR Diperiksa
- Hontjo Sebut Jhony Allen Marbun, Abdul Hadi Anggota DPR ke 7
- Dephub Selidiki Darmawati ke Tanjung Priok













