Jakarta, Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) seperti antara ada dan tiada. Keberadaan naskah aslinya misterius. Yang jelas, tugas politiknya telah usai. Yang perlu diburu adalah naskah aslinya. Di manakah gerangan?
"Tugas politik Supersemar sudah selesai, yang penting sekarang itu ialah, naskah asli sebagai dokumen sejarah," ujar Sejarahwan Universitas Indonesia (UI) Anhar Gonggong, Minggu (30/11/2008).
Menurut Anhar, kontroversi adanya Supersemar sudah selesai karena benar keberadaannya. Hal itu dibuktikan oleh pidato Presiden Soekarno yang terdapat di arsip nasional.
"Dalam pidatonya, Soekarno marah kepada Soeharto karena menggunakan Supersemar untuk membubarkan PKI," jelasnya.
Munculnya naskah Supersemar di internet ini menambah pekerjaan bagi sejarahwan untuk mencari kembali sumber naskah asli. Bagi Anhar, kini naskah asli Supersemar harus terus diselidiki karena itu merupakan dokumen penting bagi sejarah Indonesia.
"Saya tidak tahu apa maksudnya mereka mengedarkan hal itu, tapi sebagai dokumen sejarah, kita perlu mencari naskah aslinya, dan sayalah yang paling membutuhkan," imbuh Anhar.
Sejarahwan Universitas Indonesia (UI) Anhar Gonggong meyakini naskah asli Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) berada di tangan Soeharto. Namun, Cosmas Batubara, aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), angkatan 1966 memberitahu kenyataan yang berbeda.
"Kemarin saya bertemu, Ia (Cosmas) mengoreksi saya, katanya naskah asli tidak ada di tangan Soeharto, tapi di Pak Tjip (Jenderal Soetjipto) ketua KOTI," tandasnya.
KOTI adalah lembaga dalam militer di bawah kendali langsung Soekarno.
Menurut Anhar, Cosmas mengetahui naskah asli berada di tangan Soetjipto karena ia mendapat keterangan langsung darinya. Soetjipto bertemu langsung dengan Cosmas dan menjelaskan status posisi Supersemar tersebut.
"Pak Cosmas kan pelaku, kalau saya hanya sejarahwan jadi dia lebih kuat," pungkasnya. (kilasberita.com/amz/dtc)
- Dipaksa Buka Baju, Push Up, Lari, Diancam Kakak Kelas Lewat Friendster
- Kak Seto: Siswa Kelas 3 Juga Korban
- Musik India Bergema di Istana Merdeka
- KRI Iskandar Muda Tiba di Tanah Air
- Gara-gara Jaket Almamater Siswa Kelas 1 SMAN 90 Jakarta Terluka
- Jalur Sepeda Blok M - Monas Siap Akhir Desember
- Garuda Tolak Jamaah Haji Bawa Air Zamzam
- Hakim Akan Jatuhkan Vonis Untuk Kekasih Ryan
- Pemerintah Harus Proaktif Mencari Naskah Asli Supersemar
- Puluhan Ribu Tenda Siap Sambut Wukuf Arafah











