Jakarta, Penggunaan obat kuat oleh para pria yang merasa kurang jantan memang menjadi cerita tersendiri. Namun, tidak kalah dengan obat kuat buatan pabrik, jamu kuat pun masih joss!
"Dalam sehari, kira-kira ada 50 orang yang beli jamu kuat, karena memang bukan hanya untuk syahwat saja tapi juga untuk menjaga stamina," ujar penjaga warung jamu Bukti-Mentjos, Vera di warungnya, Jl Salemba Tengah 48, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2008).
Bahan-bahan alami seperti ekstrak ginseng dan pasak bumi membuat khasiat jangka panjang dibandingkan obat kuat yang hanya dapat dinikmati sesaat. Walaupun dinilai tidak memiliki reaksi cepat seperti obat kuat, namun jamu kuat punya keunggulan yaitu tidak memiliki efek samping.
"Memang dari reaksinya dibandingkan obat kuat jamu lebih lama, karena harus diminum secara teratur tergantung kondisi pasien. Kalau obat kuat kan cepat bereaksi karena memicu darah ke jantung lebih cepat, jadi selalu berdebar kuat," imbuhnya.
Ketika ditanya mengapa banyak orang yang memilih obat kuat dibandingkan jamu kuat, Vera mengatakan itu pilihan orang jaman sekarang yang ingin serba instan.
"Zaman sekarang orang pengennya serba instant, mungkin orang yang makan obat kuat itu mikirnya untuk kesehatan sesaat saja, tapi tidak memikirkan kesehatannya 5 tahun ke depan," katanya sambil meracik segelas jamu pesanan pelanggannya dengan sigap.
Penjualan jamu kuat tradisional tidak bisa dianggap remeh. Per bulannya, penjualan racikan minuman yang terbuat dari bahan-bahan alami itu bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Omzet tersebut dicapai warung jamu Bukti-Mentjos yang terletak di Jl Salemba Tengah 48,
Jakarta Pusat. Silakan hitung jika pembeli jamu kuat seharga Rp 16.000 sebanyak 50 orang dalam seharinya.
"Harganya juga lebih terjangkau dibandingkan obat, satu gelas harganya Rp 16.000, yang datang sehari 50 orang, terus kalikan saja sama jam kerja warung ini 26 hari," ujar penjaga kedai Vera.
Sementara itu Rini (35), yang sudah lama berlangganan di warung tersebut mengaku suaminya lebih memilih minum jamu daripada obat kuat buatan pabrik. Sang suami kerap mengeluhkan masalah kesehatannya usai menenggak obat kuat.
"Pernah coba tapi nggak cocok, jantungnya nggak kuat, mendingan yang alami saja," katanya sambil membayar jamu yang baru dibeli.
Jamu kuat menjadi salah satu alternatif bagi para pria yang hendak meningkatkan vitalitasnya. Apalagi setelah BPOM beberapa waktu lalu menarik beberapa merk obat kuat yang mengandung bahan kimia berbahaya. (kilasberita.com/amz/dtc)
- Kak Seto: Guru Bermasalah Butuh Tes Kejiwaan
- Rekrutmen Guru Harus Diperketat
- Tips Memuaskan Pasangan Tanpa Obat Kuat Ala dr Boyke
- Korban Tewas Gempa Gorontalo Jadi 6 Orang
- Dewan Pers Harap Bakrie Gunakan Hak Jawab
- Kejagung Akan Periksa Yusril Soal Korupsi Depkum HAM
- Proses Gempa Gorontalo Mirip Gempa Yogyakarta
- STT Jakarta Diteror Bom Cuma Isapan Jempol Belaka
- Polisi Usut Pelecehan Siswa SD Tapanuli Tengah, Pelaku Masih Buron
- Buka Praktek Aborsi, Dokter Gigi Sebabkan Pasiennya Meninggal
Empat orang ditangkap karena kedapatan membawa pisau dan cutter saat akan mengikuti tarawih di masjid Istiqlal, malam ini....
Bupati Bogor Rachmat Yasin memiliki tradisi unik setiap mengikuti Hari Raya Idul Fitri yaitu dengan menggelar open house di tiga lokasi berbeda....
Alfredo, bocah berusia 3 tahun, tewas dianiaya tante kandungnya sendiri, Khaterine 21, di rumah kakeknya Chingyu 65, di Pulogadung....
Kondisi di kawasan Ancol, Jakarta Utara pada malam takbiran, Kamis 9/9, sepi. Hujan deras tampaknya membuat warga Jakarta urung takbiran....
Satu serangan roket para pejuang Palestina dari Jalur Gaza menghantam Israel selatan, Kamis, saat warga Israel merayakan Tahun Baru Yahudi, tetapi tidak ada korban, kata militer....












Bulan Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah bagi umat muslim. Artis Marcela Zalianty pun memanfaatkan bulan Ramadan untuk beramal sebanyak mungkin....
Hari Lebaran bagi sebagian orang yang merayakannya, identik dengan baju baru. Namun tidak untuk pesinetron cantik, Arumi Bachsin....
