Jakarta, PT Pertamina (persero) akan menentukan langkah untuk mengantisipasi pengalihan konsumsi elpiji 12 kg ke 3 kg minggu oleh masyarakat pada pekan depan atau dua minggu setelah kenaikan elpiji 12 kg dilakukan.
Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal, Pertamina baru akan menentukan tindakan setelah melihat apakah benar terjadi pengalihan konsumsi ke elpiji 3 kg.
"Kita lihat reaksi 2 minggu ini, apa betul mereka bergeser ke 3 kg. Jadi bolehlah minggu depan kalian tanya," katanya usai salat Jumat di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Perwira Jakarta, Jumat (29/8/2008).
Yang pasti, menurut Faisal, sampai kemarin sore konsumsi elpiji 3 kg tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. "Kalaupun ada kenaikan tidak signifikan," ujarnya.
Setalah dua minggu nanti, jika ternyata tidak terjadi kenaikan yang signifikan, menurut Faisal, berarti masyarakat sudah sadar. Tapi jika terjadi peningkatan, maka perlu mekanisme pengamanan elpiji 3 kg.
Salah satu usulan pengamanan elpiji 3 kg adalah dengan sistem distribusi tertutup. Dimana setiap penerima elpiji 3 kg diwajibkan memiliki kartu pengenal khusus.
Upaya lainnya adalah mendorong operasional empat Stasiun Pengisi Bahan bakar Elpiji (SPBE) dalam waktu dekat. Bahkan jika nanti dibutuhkan, maka Pertamina akan membuka deponya beroperasi 24 jam. (kilasberita.com/amz/dtc)
- PLN Meminta Industri Mengurangi Beban Pada Saat Peak Session
- Kalangan Perbankan Mendirikan BARa
- Kota Termahal di Indonesia Adalah.....
- Bola Akuisisi BII Sekarang di Malaysia
- Serbuan Motor India Tidak Gentarkan Produsen Motor Jepang
- Kondisi Likuiditas Ketat, Bank Jaga Dana Deposito
- Menkeu Perintahkan Bank Mandiri Cairkan Jaminan Kredit Timor
- Honda Capai Produksi 1 Juta Transmisi Otomatis
- Nilai Kontrak US$ 16 Miliar Jual Beli Gas Sonoro Ditandatangani
- Daihatsu Lihat Celah Sedan













