Jakarta, Pengiriman perdana LNG Tangguh akhirnya sudah dilakukan, satu kargo LNG dari lapangan yang terletak di Teluk Bintuni (Papua) itu dikirimkan kepada pembeli asal Korea.
Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam Peresmian Ruangan Pelayanan Informasi dan Investasi Terpadu Ditjen Minerbapabum, di Gedung Dirjen Minerbapabum, Jalan Supomo No. 10, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
"First shipping LNG Tangguh sudah dilakukan," ujar Purnomo.
Dengan begitu pemerintah telah mengalihkan pengiriman perdana tersebut dari rencananya semula yaitu kepada pembeli asal Fujian, Cina. Menurut Purnomo, pengalihan pengiriman perdana tersebut dilakukan karena LNG receiving terminal di Fujian masih belum siap.
"Kami kirimkan satu kargo ke Korea, karena LNG receiving terminal -nya di Cina masih belum siap," tandasnya.
Pembeli LNG Tangguh yang sudah berkontrak hingga kini antara lain adalah pembeli dari Fujian (China) dan dari Korea yaitu K-Power dan POSCO.
Sebelumnya, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam paparan ke DPR menjelaskan pemerintah telah mendapat konfirmasi kesediaan perubahan harga kontrak dengan K-Power dan POSCO ke tingkat harga minyak sebesar US$ 38/barel JCC dari US$ 24/barel JCC. (kilasberita.com/asd/dtc)
- Dampak Penurunan BI Rate Tertahan Pilpres
- Soal Harga Sembako, Timor Leste Belajar pada Indonesia
- Cadangan Minyak RI Hanya Cukup untuk 10 Tahun Lagi
- APBN Semester I-2009 Surplus Rp 8,9 Triliun
- Menteri ESDM Curigai China Timbun Minyak
- WIKA Bangun Depot Avtur Kualanamu Rp 454 Miliar
- Pertamina Kalah Tender di Irak
- Potensi Ekspor Tekstil ASEAN Capai US$ 50 Miliar
- China Naikkan Harga BBM
- Bakrie Brothers Tunjuk 2 Direktur Baru













