Jakarta, Rupiah mengalami penguatan lumayan karena masih hangatnya sentimen penurunan BI Rate 0,25% menjadi 9,25%. Sebaliknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis menjelang libur hari raya kurban.
Investor saham lebih memilih mengamankan sahamnya menjelang libur 3 hari ini karena khawatir selama libur hingga Senin pekan depan pasar global tidak kondusif. Investor juga mulai membatasi masuk ke pasar saham yang terlihat dari tipisnya transaksi yang kurang dari Rp 500 miliar.
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Jumat (5/12/2008) IHSG terkoreksi tipis 0,485 poin (0,04%) menjadi 1.204,839. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB menguat 50 poin ke posisi 11.850 per dolar AS.
Perdagangan saham sesi siang relatif sepi yang mencatat transaksi sebanyak 12.413 kali, dengan volume 557 juta unit saham, senilai Rp 457,1 miliar. Sebanyak 24 saham naik, 75 saham turun dan 31 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 760, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 25 menjadi Rp 3.425 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 menjadi Rp 6.150.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 1.650, Astra Internasional (ASII) naik Rp 350 menjadi Rp 9.150 dan Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 5.950.
Sementara bursa saham Asia sesi siang ini bergerak bervariasi seperti Hang Seng naik 1,78%, KOSPI naik 1,62%, Nikkei naik 0,2%, Shanghai turun 0,36%, STI Singapura naik 1,34%, Taiwan turun 0,78%. (kilasberita.com/amz/dtc)
- Wall Street Raih 2 Hari Terbaik
- Tekanan Terhadap Rupiah Mereda
- Simpanan Masyarakat Dalam Bentuk DPK Rp 1.674,2 triliun
- Direktur Signature Capital Ditahan Bareskrim Mabes Polri
- Bank Century Hanya Beri Janji-janji
- BEI Suspensi Antaboga dan Signature
- UBS Indonesia Prediksi IHSG di level 1.600
- Euro Menguat Tipis Terhadap Dolar AS
- Pelaku Pasar Amankan Saham Jelang Libur Kurban
- Turun 25 bps BI Rate Gak Ada Gregetnya











