Jakarta, Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semangat ke jalur hijau karena pelaku pasar sedang mengantisipasi hasil rapat dewan gubernur (RDG) BI pada hari ini untuk memutuskan apakah BI Rate bertahan 9,5% atau dipangkas mengikuti kebijakan banyak negara lain
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Kamis (4/12/2008) IHSG menguat 12,635 poin (1,06%) menjadi 1.205,161. Saham-saham bank mengalami kenaikan sukup signifikan karena sensitif dengan BI Rate.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB menguat 125 poin menjadi 11.875 per dolar AS. Rupiah terpacu ke jalur hijau karena pembelian dolar AS mulai berkurang di tengah pasar yang tipis ini.
Perdagangan saham sesi siang berlangsung tipis dengan mencatat transaksi sebanyak 20.879 kali, dengan volume 874 miliar unit saham, senilai Rp 574,9 miliar. Sebanyak 50 saham naik, 48 saham turun dan 47 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 1.590, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 3.350, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 125 menjadi Rp 2.800, Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 25 menjadi Rp 495 dan Telkom naik Rp 150 menjadi Rp 5.950.
Sementara bursa saham Asia siang ini bervariasi seperti Hang Seng naik 0,67%, KOSPI turun 1,95%, Nikkei turun 1,53%, Shanghai naik 3,46%, STI Singapura naik 1,12% dan Taiwan turun 2,26%. (kilasberita.com/amz/dtc)
- Euro Menguat Tipis Terhadap Dolar AS
- Pelaku Pasar Amankan Saham Jelang Libur Kurban
- Turun 25 bps BI Rate Gak Ada Gregetnya
- Harga Minyak Turun, Wall street Melemah Lagi
- BI Rate Turun Jadi 9,25%
- Konversi Kredit Dolar ke Rupiah CIMB Niaga Tambah Kucuran Kredit
- BI Jangan Takut Turunkan BI Rate
- Rupiah Tunggu Konfirmasi BI Rate
- Investor Tunggu Hasil Rapat Dewan Gubernur BI
- Wall Street Kembali Menggeliat











